January 16, 2018

Pilgub Jabar yang Sulit ditebak Sampai Kandidat Peserta Jalani Tes Kesehatan

Kabar datang dari pemilihan gubernur Jawa Barat. Dan kali ini datang dari empat bakal pasangan calon peserta Pemilihan Gubernur Jawa Barat yang menjalani tes kesehatan tepatnya hari ini, Kamis (11/01).

Jalani Tes Kesehatan

Mereka semua menjalani tes kesehatan dengan rapi. Dan ini juga persyaratan wajib bagi pasangan calon gubernur dan juga wakil gubernur yang sudah mendaftarkan diri mereka pada Komisi Pemilihan Umum Daerah Jabar. “Tes kesehatan dimulai pada tanggal 11 Januari 2018. Surat pengantarnya telah diberikan pada masing-masing calonnya,” ungkap Ketua KPUD Jabar, Yayat Hidayat pada hari Rabu kemarin (10/01).

Pilgub Jabar sendiri pasalnya akan diramaikan oleh 4 bakal pasangan calon peserta. Mereka sudah menyerahkan berkas pendaftaran mereka secara resmi ke KPUD dengan cara bergantian tepatnya kemarin lusa pada hari Selasa (09/01).

Kandidat Cagun Cawagub

Kandidat yang akan meramaikan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jabar adalah Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum. Pasangan ini diusung oleh Hanura, PKB dan PPP dan mereka adalah pasangan yang mendaftar pertama kali pada hari Selasa kemarin (9/1).

Yang berikutnya ada Dedi Mizwar-Dedy Mulyadi yang mana diusung oleh Partai Demokrat dan Golkar. Mereka mendaftar di hari yang sama dengan Ridwan Kamil dan pasangannya akan tetapi di jam tang berbeda.

Selanjutnya ada pasangan Sudrajat dan Ahmad Syaiku yang mana diusung oleh tiga partai yaitu PKS, Gerindra, dan PAN. Pasangan yang terakhir adalah Hasanuddin-Anton Chairliyan yang diusung oleh partai PDI Perjuangan saja dan mereka mendaftar secara bergantian kemarin Rabu (10/1).

Yayat menyatakan bahwa 4 bakal calon pasangan calon peserta pilgub Jabar ini akan menjalani tes pada hari Kamis ini (11/1) mulai pada jam 07.00 tepatnya di RSUP Hasan Sadikin.

“RHS telah membikin tim dokternya. Ada tiga buah hal pemeriksaaan yakni tes kesehatan jasmani lalu psikologi dan yang terakhir tes terkait dengan bebas narkoba,” tukas Yayat.

Pilgub Jabar Susah ditebak

Pilgub Jabar ini memang menjadi perbincangan panas akhir-akhir ini. Ahmad Heryawan selaku Gubernur Jawa Barat mengatakan bahwa hasil akhir Pemilihan Gubernur Jabar susah sekali untuk ditebak. Menurut dirinya hasil akhir itu kerap tal sesuai dengan hasil survey-survey yang sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya.

Pria yang kerap disapa Aher itu mengatakan bahqa hal itu bisa dilihat dari ketika dirinya sukses keluar sebagai pemenang Dewa poker pada Pilgub Jabar tahun 2008 yang lalu.

Ia mengatakan, “Masyarakat Jabar ini mandiri dan Jabar sendiri itu sulit ditebak. Pada tahun 2008 silam data survey yang saya dapatkan memang buncit namun akhirnya saya menang.”

Berbekal dari pengalamannya itu ia mengimbau kepada para calon supaya mereka yang unggul di hasil survey tidak lah dulu terlalu percaya diri bakal bisa keluar sebagai pemenangnya dan bisa menjadi Gubernur Jabar 2018.

“Jadi ya siapapun yang memiliki survey tertinggi jangan lah terlalu yakin dulu untuk menang. Karena ya boleh jadi yang bawah ini bisa menyalip ke atas,” imbuhnya.

Lebih jauh lagi pria yang juga menjadi politikus PKS itu berharap agar Pilgub Jabar 2018 berjalan dengan aman dan tentram serta damai. Ia juga mengharapkan bahwa semua pasangan yang ada bersaing dengan cara yang sehat serta tak menggunakan kampanye nagatif atau hitam. Masyarakat juga merasa hal demikian agar paea pasangan dan pendukungnya bisa mengondisikan Pilgub ini dengan baik.