February 3, 2018

Kalah Dari Swansea, Arsenal Terdiam di Posisi Enam

Perjalanan Arsenal di papan atas klasemen sementara Liga Inggris musim 2018 sepertinya akan cukup sulit. Dijamu klub papan bawah Swansea City di stadion Liberty hari Rabu (31/1) dini hari, Arsenal tumbang dengan skor 1-3. Hasil ini cukup menyesakkan karena The Gunnerssempat unggul 1-0 lewat gol Nacho Monreal di menit ke-33. Tak bertahan lama, satu menit kemudian giliran Samuel Raymond Clucas yang menyamakan kedudukan.

 

Sebetulnya selama pertandingan, Arsenal sudah melancarkan berbagai serangan kepada Swansea. Tak mau malu, Swansea juga melakukan serangan balik berulang kali yang masih belum membat gawang Petr Cech terancam. Babak pertama pun berakhir dengan skor imbang 1-1. Memasuki babak kedua, Arsenal terus melakukan operan-operan pendek yang masih saja mandul.

 

Hingga akhirnya Swansea membuat kejutan di menit ke-60 saat striker Jordan Ayew melesakkan gol akibat blunder fatal Cech. Kalah 2-1 membuat pelatih Arsene Wenger memasukkan pemain baru mereka, Henrikh Mkhitaryan yang ternyata tak memberikan perubahan berarti. Arsenal bahkan harus kebobolan gol ketiga di menit ke-86 lewat gol kedua Clucas. Kekalahan ini jelas merupakan debut yang cukup muram untuk Mkhitaryan. Karena hasil tersebut, Arsenal harus rela bertahan di posisi keenam dengan total 42 poin, kalah tiga poin dari Tottenham Hotspur di atasnya. Posisi puncak masih kokoh dihuni Manchester City dengan total 65 poin, unggul 12 poin dari Manchester United.

 

Pelatih Arsene Wenger Marah Besar

 

Kalah 1-3 dari tim kelas bawah rupanya jadi mimpi buruk bagi punggawa Arsenal. Bahkan pelatih Wenger disebut-sebut sampai murka dan sangat kesal dengan penampilan agen dewa poker parah lini pertahanan anak asuhnya yang kerap membuat blunder. “Saya merasa lini belakang kami sangat bobrok dan membuat kesalahan besar. Lebih baik tidak membicarakan gol kedua atau ketiga. Swansea tajam, disiplin, dan tangguh. Sayangnya saya percaya kami tidak cukup baik, saya yakinkan kalau kami tidak cukup disiplin” jelas Wenger dilansir Evening Standard.

 

Kini setelah kekalahan dari Swansea, Arsenal siap menyambut dua pertandingan lanjutan Liga Inggris yakni menjamu Everton tanggal 4 Februari dan dijamu Tottenham Hostpur pada 10 Februari. Baru kemudian Mesut Ozil dan kawan-kawan akan berlaga pada babak 32 besar Piala Eropa UEFA melawan klub asal Swedia, Östersunds pada 16 Februari dan 23 Februari mendatang. Jika memang ingin bertahan, Arsenal sudah pasti harus ngotot bermain.

 

Arsenal Siap Sambut Pierre-Emerick Aubameyang

 

Melangkah tertatih di Liga Inggris musi 2018, membuat Arsenal melakukan bongkar pasang pemain mereka. Media The Guardian melaporkan jika striker Olivier Giroud sudah setuju untuk berpindah ke Chelsea. Setelah Giroud hengkang, keinginan Arsenal untuk menyelesaikan proses transfer Pierre-Emerick Aubameyang dari Borussia Dortmund pun berjalan mulus.

 

Seperti saling bertukar pasangan, Chelsea yang sudah memperoleh Giroud juga akan melepas Michy Batshuayi ke Dortmund. Proses mendapatkan Aubameyang memang cukup pelik. Dibanderol 60 juta poundsterling (setara Rp 1,1 triliun), Dortmund masih menahan Aubameyang karena belum memperoleh pengganti. Di sisi lain, Chelsea yang berniat melego Batshuayi juga masih gamang karena belum punya pemain baru. Dan setelah Arsenal melepas Giroud, Chelsea pun merelakan Batshuayi dan Dortmund membiarkan Aubameyang pindah ke Arsenal.

 

Pindahnya Giroud ke Chelsea memang akan membuat pemain kelahiran Prancis berusia 31 tahun itu mendapat kesempatan lebih untuk bermain. Karena selama di Arsenal, Giroud memang acapkali kalah dari Alexandre Lacazette.