2019

Kak Seto: Terlalu Sensitif untuk Remaja, Kontroversi Film After

Deskripsi singkat: Film After, drama romantis yang sedang tayang di bioskop dianggap terlalu sensitive oleh Kak Seto dan akan mendapat kontroversi di Indonesia.

Kak Seto: Terlalu Sensitif untuk Remaja, Kontroversi Film After

Saat ini remaja-remaja bahkan orang-orang dewasa sedang disajikan satu film drama romantis berjudul After yang tengah tayang di bioskop-bioskop kesayangannya. Sayangnya, film ini penuh kontroversi di Indonesia. Hal ini karena beberapa adegannya.

Kak Seto Ungkap Film After Terlalu Sensitif untuk Remaja

Bahkan, Kak Seto, psikolog yang juga sekaligus pengamat Pendidikan menjelaskan bahwa beberapa adegan yang ada di film After ini terlalu sensitif untuk remaja-remaja Indonesia. “Terlebih lagi jika dikaitkan dengan nilai-nilai agama, budaya, dan juga etika, film ini kurang pas. Mungkin bakal menimbulkan kontroversi,” kata Kak Seto dikutip dari Liputan6.com baru-baru ini.

Selain adegan, Kak Seto juga menambahkan bahwa film ini memuat dialog yang mengarah pada hal-hal seksual pula. “Seperti ada dialog yang mengatakan, ‘Are you virgin?’ Itu kan sudah mengarah ke hal-hal seksual. Kalau untuk di negara barat, mungkin cocok ya, tapi tidak untuk remaja kita,” paparnya lagi.

Apalagi After tetap tayang di Indonesia, maka menurut Kak Seto, semua pihak harus berhati-hati. Bila perlu juga, semua orang perlu mempertimbangkannya sebelum menonton.

Namun hal yang berbeda justru dinyatakan oleh Sandywan Sumardi, seorang budayawan. Untuk dirinya, film After ini baik jika dilihat secara penyajiannya, adegan yang enak untuk dilihat dan juga pesan yang ingin disampaikannya. “Menurut saya, ini bukan lah film porno sama sekali, karena tidak ada adegan yang mengumbar adegan vulgar. Tetap ada keindahan cinta judi togel yang dieksploarsi di dalam bentangan krisis batas moral, belum atau tak menabrak rambu-rambu moral dan juga agama,” ungkap Sandywan.

Review Film After

Film yang sedang diperbincangkan di atas itu memang dianggap banyak orang sebagai film romantis yang diidam-idamkan sebagian besar remaja perempuan. Film After diproduksi oleh Gage dan merupakan film yang diadaptasi dari novel popular wattpad. Film ini berkisah tentang jalinan asmara antara Tessa Young dan juga Hardin Scott.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, film yang diadaptasi dari novel popular wattpad karya Anna Tood ini menjadi terkenal karena ceritanya. Tidak hanya itu, juga kaena film ini adalah fan fiction dari Harry Styles. Di dalamnya ada banyak actor dan aktris pendatang baru misalnya Hero Fiennes Tiffin sebagai Hardin Scott, Josephine Langford sebagai Tessa, Dylan Arnold sebagai Noah, Inanna Sarkis sebagai Molly, dan yang lainnya.

Kisah inti dari film ini adalah tentang Tessa, seorang mahasiswi baru ang tinggal di asrama kampusnya. Ia berkenalan dengan Steph yang diperankan oleh Khadija Red Thunder yang jadi teman sekamarnya. Ia juga kenalan dengan sahabat-sahabat Steph, dan salah satunya adalah Hardin yang mempunyai pergaulan yang amat berbeda dari Tessa.

Di suatu pesta, mereka semua memutuskan untuk main truth or dare. Dan akhirnya Tessa harus melakukan dare dengan mencium Hardin. Namun ia menolaknya langsung dan pergi dari pesta tersebut. Hardin yang ditolak oleh Tessa malah justru penasaran dan ingin menaklukkan hati gadis itu.

Namun jangan salah, film After ini tak Cuma berfokus pada kisah romantis remaja namun juga mengangkat sisi mengenai orang tua yang amat sangat sayang pada anaknya. Hal ini ditunjukkan oleh Carol Young yang diperankan Selma Blair yang memafkan tindakan yang dilakukan Tessa, anaknya, padanya. Young tak lantas membenci anaknya yang tak mau mendengarkan nasihat dan juga permintaan yang diberikannya. Ia malahan memaafkan anaknya yang menyadari perbuatannya.

The Way I Love You, Drama Remaja yang Sederhana

Kisah tentang nuansa percintaan dan persahabatan masih menjadi pasaran  yang penting di perfilman Indonesia. Dengan menjadikan para remaja sebagai salah satu penonton utamanya, film yang bergenre drama ataupun roman banyak hadir di bioskop-bioskop Indonesia.Salah satu film drama togel singapura yang ikut serta dalam mengisahkan mengenai persahabatan dan percintaan yaitu The Way I Love You.

Cerita Remaja Yang Hangat Dan Sederhana

The Way I Love You  merupakan film yang bercerita mengenai persahabatan dan percintaan yang terjadi di masa remaja. Kisah yang disajikan dalam film ini merupakan cerita remaja SMA yang tengah dilema antara persahabatan dan percintaan.Film yang tayang perdana pada tanggal 7 Februari 2019 ini menghadirkan aktor-aktor yang tengah naik daun sebagai pemeran utamanya.Aktor tersebut yaitu SyifaHadju, Rizky Nazar, TissaBiani dan Baskara Mahendra.

Cerita dalam film ini didominasi oleh karakter Senja yang diperankan oleh SyifaHadju dan Anya yang diperankan oleh TissaBiani.Keduanya merupakan saudara sepupu yang menjalin persahabatan yang sangat erat.Hubungan mereka sangat akrab hingga dapat dikatakan seperti hubungan antara saudara kandung. Selain itu, keduanya berumuransama dan menempuh pendidikan di sekolah yang selalu sama hingga SMA.

Karakter yang dimiliki oleh Senja dan Anya sangat bertolak belakang dalam berbagai hal dan pergaulan.Senja merupakan seorang yang pemalu dan pendiam sehingga hanya mempunyai beberapa teman saja di kelasnya.Sedangkan Anya mempunyai karakter yang ceria, ramai, usil dan mempunyai banyak kenalan di sekelilingnya. Meskipun karakter berbeda yang dimiliki oleh mereka, keduanya saling menyayangi satu sama lainnya.

Karena karakter Senja yang pendiam membuat dia hanya nyaman untuk bertukar cerita dengan Anya ataupun buku jurnalnya. Meskipun Anya mempunyai karakter yang ramai, Senja sudah mempercayainya dari lama sehingga ia dapat menceritakan keluh kesahnya dengan sepupunya itu. Selain itu, Senja juga lebih sering bercerita mengenai dirinya dengan buku jurnalnya. Hal tersebut karena ia tidak perlu malu untuk menceritakan semua kejadiannya karena buku merupakan pendengar yang baik.

Suatu saat buku jurnal Senja hilang ketika tengah di dalam pengawasan Anya. Meskipun demikian ia tidak dapat marah dengan sepupunya tersebut, apalagi ketika sepupunya meminta permohonan maaf dengan membelikannya sebuah laptop. Dari laptop itulah kemudian Senja membuat sebuah blog yang berisi curhatannya.Hingga suatu saat terdapat seorang respon yang bernama akun Badboy yang mengomentarinya dan membuat dia nyaman hanya dengan bercerita di media maya tersebut.

Melihat Cinta Sebagai Kedekatan Emosional

Film garapan sutradara Rudy Aryanto ini menceritakan mengenai cinta yang bukan hanya dilihat dari sebuah bentuk fisik.Hal tersebut dihadirkan dalam cerita mengenai Senja yang mulai nyaman untuk bercerita dengan teman dunia mayanya yang belum pernah ditemuinya.Film ini menceritakan mengenai cinta yang juga merupakan bentuk dari kedekatan emosional atau disebut dengan emotional intimacy.

Kedekatan emosional dapat terbentuk ketika dua orang merasakan hal yang sama sehingga menjadi saling mengerti dan saling mendukung. Selain itu, dengan kedekatan emosional, seseorang juga menjadi tidak ragu untuk menceritakan mengenai hal-hal personal yang biasanya hanya disimpan seorang diri.Film ini menggambarkan mengenai kedekatan yang Senja rasakan ketika bercerita dengan Badboy.

RomansaYang Cenderung Klise

Cerita percintaan yang dihadirkan dalam film ini masih berputar mengenai cinta yang bertepuk sebelah tangan ataupun sahabat yang juga merasakan gejolak cinta yang sama. Hal ini terlihat dari kisah Senja yang akhirnya merasa tidak cocok dengan Badboy dan merasakan ketertarikan dengan Bara yang mana merupakan gebetan dari sahabatnya sendiri yaitu Anya.Sehingga romansa yang dihadirkan dalam film ini masih cenderung mengulang romansa dari film-film drama yang telah tayang sebelumnya.

Aktor Candyman Asli Punya Perasaan Tak Tentu Tentang Reboot

Aktor Candyman Asli Punya Perasaan Tak Tentu Tentang Reboot

Saat ini, tidak sedikit film horor yang diadaptasi dari film beberapa tahun lalu. Tepatnya nostalgia. Sudah cukup banyak ikon horor di-remake dengan sentuhan dan teror baru mendapatkan antusiasme cukup tinggi dari penonton. Candyman juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan reboot dari produser Jordan Peele. Aktor Tony Todd, yang berperan sebagai Candyman asli di film yang rilis tahun 1992 dan sekuelnya, memiliki perasaan campur aduk tentang reboot tersebut.

Perasaan Tak Menentu Tony Todd

Perasaannya yang tak menentu ia ungkapkan; “Saya memiliki perasaan campur aduk karena saya pikir mereka akan membuat film ini 15 tahun yang lalu. Jika film ini sudah dibuat 10 tahun yang lalu dan saya mendengar beritanya, saya akan hancur. Saya akan berjuang untuk terlibat di dalamnya. Sekarang saya berada di tempat yang berbeda. Saya memiliki begitu banyak pilihan lain yang bahkan jika mereka membuatnya tanpa saya. Yang saya ragukan, perhatian yang akan dibuat di dalam film baru ini akan mengarahkan penonton kembali ke film asli karena mereka suka melihat materi sumber.”

Perasaan Tony Todd tampaknya terpecah antara togel bali  cintanya sendiri termasuk nostalgia pada karakter Candyman dan posisi karirnya di dalam hidupnyasaat ini. Sama ketika dia memberi tahu Syfy Wire, satu dekade yang lalu, dia akan terluka dan berjuang untuk menjadi bagian dari reboot Candyman. Tetapi sekarang, dia tidak memiliki perasaan kuat yang sama terhadap hal yang pernah dia lakukan.

Waktu telah memberinya perspektif dan karier yang produktif, jadi jika dia tidak terlibat sama sekali dengan reboot Candyman, dia tetap baik-baik saja dengan hal itu. Dia memiliki pandangan yang sangat matang tentang masalah ini dan mengerti bahwa walaupun Candyman mendapatkan reboot, hal itu tidak akan dapat menghapus Candyman 1992 dari sejarah. Idealnya, film baru ini akan tetap menceritakan sedikit tentang karakter original di film sebelumnya.

Elemen Rasial Masih Akan Ditayangkan

Meskipun ia memiliki perasaan campur aduk tentang rebootCandyman, Tony Todd melihat sekarang adalah waktu yang tepat untuk melakukannya karena ceritanya masih relevan walaupun sudah lebih dari 25 tahun yang lalu. Salah satu yang mungkin akan ditayangkan di film baru ini adalah sesuatu yang rasial. Ini adalah salah satu unsur utama dalam film.

Bagi Anda yang tidak familiar dengan mitologi Candyman, Candyman adalah putra seorang budak yang jatuh cinta dengan seorang wanita kulit putih. Ayah kekasihnya menyerangnya dengan menyuruh gerombolan perusuh, memotong tangannya, menggantinya dengan kail, melumurinya dengan madu dan membiarkan lebah menyengatnya sampai mati. Dalam film itu, arwahnya menghantui proyek perumahan Cabrini-Green di Chicago.

Anda dapat melihat elemen-elemen rasial dalam cerita. Tony Todd melihat reboot Candyman sebagai kesempatan untuk menceritakan kisah yang relevan dengan budaya saat ini dimana harapannya banyak penonton yang dapat lebih menerima daripada sebelumnya. Tony Todd ingin melihat hubungan antar-ras antara Candyman dan kekasihnya lebih eksplisit daripada di masa lalu, menunjukkan bahwa pada akhirnya ini adalah karakter tragis dan romantis yang mencintai masyarakat seseorang mengatakan dia tidak seharusnya.

Meskipun ia memiliki perasaan yang campur aduk pada film reboot tersebut, Tony Todd mengatakan bahwa ia akan tetap menjadi bagian dari film dengan cara yang berbeda karena ia tahu jika Jordan Peele akan membuat jalan cerita menarik yang tidak lepas dari elemen rasial. Rencananya, Candyman reboot akan diarahkan oleh Nia DaCosta. Candyman dijadwalkan akan dirilis pada 12 Juni 2020.