Dunia Sepakbola

Momen-Momen Terapik di Liga Inggris 2018

Liga Inggris musim ini telah resmi berakhir dan banyak sekali momen menarik yang terjadi di sepanjang kompetisi ini. Liga Inggris pasalnya menghadiran sederetan cerita, mulai dari misalnya keperkasaan Manchester City, ada juga kejutan dari Mohamed Salah, dan perpisahan dari Arsene Wenger. Berikut ini terangkum momen-momen terbaik yang terjadi di Liga Inggris pada musim ini.

Quattrick Mohamed Salah Menuju Gawang Watford

Mohamed Salah musim ini menegaskan statusnya sebagai pembelian yang terbaik di musim 2017/2018 ini dalam laganya melawan Watford yang berlangsung di Anfield tanggal 18 Maret 2018. Pemain yang berasal dari Mesir itu pasalnya mampu mencetak gol ke gawang Watford. Dalam pertandingan agen togel online yang digelar di tengah guyuran salju tersebut, Salah bisa menunjukkan kehebatannya sebagai seorang striker.

Keempat gol yang diciptakannya dengan baik itu mampu menyedot perhatian publik terutama gol pertama dan ketiga. Setelah berhasil menipu Miguel Britos sampai terjatuh, Salah mampu melepaskan tendangan kaki kanannya untuk mencetak gol pertamanya. Gol ketiga darinya adalah lahir dengan cara yang bahkan lebih indah.salah sendiri dibayangi oleh 3 pemain yakni Sebastian Proedl, Adrian Marriappa, dan Abdoulaye Doucoure. Dalam tekanan tersebut, Salah masih mampu melepaskan tembakan terukur yang tidak bisa dijangkau oleh Orestis Karnezis, kiper Watford.

Arsene Wenger Mendapatkan Salam Perpisahan dari Pendukung MU

Arsene Wenger bersama dengan Arsenal merupakan musuh Utama dari Manchester United sejak era tahun 1990an. Wenger bisa membentuk Arsenal menjadi tim yang dapat mengimbangi Manchester United khususnya di dekade pertama kepemimpinan Wenger sendiri.

Meskipun musuh terbesar, Wenger malahan tetap mendapatkan salam dari supporter rivalnya bahkan dengan layak. Ada beberapa poster ucapan terima kasih yang dibentangkan oleh beberapa penggemar MU untuk Wenger. Bahkan sebelum laga dimulai, Wenger juga mendapatkan plakat penghargaan dari Sir Alex Ferguson dan Jose Mourinho. Walaupun menaruh hormat yang amat besar pada Wenger,, MU tetap bermain sangat impresif dan bisa mengakhiri laga dengan kemenangan skor 2-1.

Manchester City Menyalip Manchester United di Pekan Kelima

Manchester City akhirnya secara berhasil mengusir Manchester United dari posisi puncak klasemen Liga Inggris di pekan kelimanya. Ketika itu, Manchester City berhasil mengalahkan Watford dengan skor 6-0 tepatnya di Vicarage Road. Kemenangan tersebut juga menjadi rekor kemenangan tandang yang terbesar di Liga Inggris pada musim ini.

Gol-gol yang diproduksi oleh Manchester City pasalnya dipersembahkan oleh Raheem Sterling, Gabriel Jesus, dan Sergio Aguero. Dengan kemenangan itu lah Manchester City mampu naik ke posisi pertama dan tidak lagi pernah bisa dikejar oleh sang rival satu kotanya, Manchester United dan juga tim-tim yang lainnya sampai dengan akhir musim/

Keperkasaan dari Manchester City ini tak lepas juga dari catatan 18 buah kemenangan beruntun dari pekan ketiga sampai dengan pekan keduapuluh.

Skor Paling Besar Saat Man,City Melawan Stoke City

Skor yang terbesar di Liga Primer Inggris di musim ini ada di laga saat Manchester City melawan Stoke City tepatnya tanggal 14 Oktober, di Stadion Etihad. Totalnya ada 9 gol yang tercipta dengan skor akhirnya yakni 7-2 untuk kemenangan Manchester City. Man City unggul lebih dulu dengan skor 3-0 di menit ke-27nya. Akan tetapi Stoke City sukses juga memberikan jawaban lewat balasan golnya, 2 buah gol dari Mame Biram Diouf dan gol bunuh diri dari Kyle Walker.

Kalah Dari Swansea, Arsenal Terdiam di Posisi Enam

Perjalanan Arsenal di papan atas klasemen sementara Liga Inggris musim 2018 sepertinya akan cukup sulit. Dijamu klub papan bawah Swansea City di stadion Liberty hari Rabu (31/1) dini hari, Arsenal tumbang dengan skor 1-3. Hasil ini cukup menyesakkan karena The Gunnerssempat unggul 1-0 lewat gol Nacho Monreal di menit ke-33. Tak bertahan lama, satu menit kemudian giliran Samuel Raymond Clucas yang menyamakan kedudukan.

 

Sebetulnya selama pertandingan, Arsenal sudah melancarkan berbagai serangan kepada Swansea. Tak mau malu, Swansea juga melakukan serangan balik berulang kali yang masih belum membat gawang Petr Cech terancam. Babak pertama pun berakhir dengan skor imbang 1-1. Memasuki babak kedua, Arsenal terus melakukan operan-operan pendek yang masih saja mandul.

 

Hingga akhirnya Swansea membuat kejutan di menit ke-60 saat striker Jordan Ayew melesakkan gol akibat blunder fatal Cech. Kalah 2-1 membuat pelatih Arsene Wenger memasukkan pemain baru mereka, Henrikh Mkhitaryan yang ternyata tak memberikan perubahan berarti. Arsenal bahkan harus kebobolan gol ketiga di menit ke-86 lewat gol kedua Clucas. Kekalahan ini jelas merupakan debut yang cukup muram untuk Mkhitaryan. Karena hasil tersebut, Arsenal harus rela bertahan di posisi keenam dengan total 42 poin, kalah tiga poin dari Tottenham Hotspur di atasnya. Posisi puncak masih kokoh dihuni Manchester City dengan total 65 poin, unggul 12 poin dari Manchester United.

 

Pelatih Arsene Wenger Marah Besar

 

Kalah 1-3 dari tim kelas bawah rupanya jadi mimpi buruk bagi punggawa Arsenal. Bahkan pelatih Wenger disebut-sebut sampai murka dan sangat kesal dengan penampilan agen dewa poker parah lini pertahanan anak asuhnya yang kerap membuat blunder. “Saya merasa lini belakang kami sangat bobrok dan membuat kesalahan besar. Lebih baik tidak membicarakan gol kedua atau ketiga. Swansea tajam, disiplin, dan tangguh. Sayangnya saya percaya kami tidak cukup baik, saya yakinkan kalau kami tidak cukup disiplin” jelas Wenger dilansir Evening Standard.

 

Kini setelah kekalahan dari Swansea, Arsenal siap menyambut dua pertandingan lanjutan Liga Inggris yakni menjamu Everton tanggal 4 Februari dan dijamu Tottenham Hostpur pada 10 Februari. Baru kemudian Mesut Ozil dan kawan-kawan akan berlaga pada babak 32 besar Piala Eropa UEFA melawan klub asal Swedia, Östersunds pada 16 Februari dan 23 Februari mendatang. Jika memang ingin bertahan, Arsenal sudah pasti harus ngotot bermain.

 

Arsenal Siap Sambut Pierre-Emerick Aubameyang

 

Melangkah tertatih di Liga Inggris musi 2018, membuat Arsenal melakukan bongkar pasang pemain mereka. Media The Guardian melaporkan jika striker Olivier Giroud sudah setuju untuk berpindah ke Chelsea. Setelah Giroud hengkang, keinginan Arsenal untuk menyelesaikan proses transfer Pierre-Emerick Aubameyang dari Borussia Dortmund pun berjalan mulus.

 

Seperti saling bertukar pasangan, Chelsea yang sudah memperoleh Giroud juga akan melepas Michy Batshuayi ke Dortmund. Proses mendapatkan Aubameyang memang cukup pelik. Dibanderol 60 juta poundsterling (setara Rp 1,1 triliun), Dortmund masih menahan Aubameyang karena belum memperoleh pengganti. Di sisi lain, Chelsea yang berniat melego Batshuayi juga masih gamang karena belum punya pemain baru. Dan setelah Arsenal melepas Giroud, Chelsea pun merelakan Batshuayi dan Dortmund membiarkan Aubameyang pindah ke Arsenal.

 

Pindahnya Giroud ke Chelsea memang akan membuat pemain kelahiran Prancis berusia 31 tahun itu mendapat kesempatan lebih untuk bermain. Karena selama di Arsenal, Giroud memang acapkali kalah dari Alexandre Lacazette.

Theo Walcott Katakan Rooney Sebab Dia Pindah Ke Everton

Sebelumnya, pemain internasional Inggris, Theo Walcott telah memastikan perpindahannya senilai £ 20 juta ke Goodison Park pada hari Rabu dan meninggalkan Arsenal setelah menghabiskan masa bakti selama 12 tahun di klub tersebut dengan catatan mencetak 108 gol dalam 397 penampilan. Dia telah  menandatangani kontrak tiga setengah tahun yang membuatnya tetap di klub sampai musim panas 2021. Menariknya, dia mengungkapkan jika Wayne Rooney adalah “faktor terbesar” yang membuat dirinya akhirnya pindah dari Arsenal ke Everton.

Senang dan Sangat Ambisius Pindah ke Everton

Walcott akan mengenakan jersey bernomor punggung 11 yang dikosongkan oleh Kevin Mirallas yang telah bergabung kembali dengan Olympiakos dengan status pinjaman. “Saya sangat ambisius dan saya datang ke sini karena saya ingin mendorong klub ke tingkat berikutnya,” kata Walcott.Dia melanjutkan “Dan dengan para pemain Togel online yang datang, saya merasa seperti dapat mencapai tingkat berikutnya.Saya sangat bersemangat untuk memulai babak baru dan saya merasa ini adalah tempat yang tepat untuk saya.

“Everton adalah klub dengan sejarah yang hebat.Penggemar selalu bersemangat, mereka hebat dan saya selalu terbiasa dengan (tipe) bermain yang sangat keras di sini.Klub juga telah memenangkan piala tapi saya ingin mereka memenangkan piala sekarang.Manajernya sangat lapar (kemenangan) dan hanya itu yang saya butuhkan.Saya sudah beberapa kali chatting dengannya dan langsung saya merasakan keinginannya untuk menang dan keinginan yang dia inginkan dari saya.

“Rasanya sudah seperti waktu (yang tepat) bagi saya untuk pindah (dari Arsenal).Sungguh menyedihkan tapi sangat mengasyikkan pada saat yang bersamaan dan saya ingin menyalakan kembali karir saya dan mendorong Everton untuk memenangkan banyak hal seperti yang telah mereka lakukan sebelumnya.”

Bos Everton Sam Allardyce, mengatakan: “Saya senang kami bisa memastikan pemain pengalaman dan berkualitas (seperti) Theo. Ada sedikit pengejaran antara beberapa klub tapi saya pikir setelah kami menetapkan ambisi club dan ambisi saya kepadanya, dia termotivasi untuk datang ke sini dan merasa segar pikirannya dengan tantangan baru yang dapat dia hadapi sendiri.”

Rooney Dorong Dia Hijrah dari Arsenal

Sejumlah klub, termasuk klub masa kecil Walcott, Southampton, mengejar tanda tangan pemain berusia 28 tahun tersebut.Namun dia mengatakan bahwa karena percakapannya dengan Rooney lah yang akhirnya membut dirinya lebih memilih Everton.”Saya memiliki banyak obrolan dengan Wayne dan itu adalah satu faktor besar yang benar-benar membuat saya tergoda untuk datang ke Everton,” kata Walcott kepada evertontv.

“Dia mengatakan kepada saya bahwa ini adalah tempat yang tepat untuk bermain sepak bola dan klub yang ada di atas, itulah alasan saya datang ke sini.Ini adalah klub dengan sejarah yang besar.Anda tentu ingin menjadi bagian dari sesuatu dan Wayne merasa Everton benar-benar akan membaik.”

Walcott telah berjuang untuk tim sepak bola pertama di Emirates sejauh ini dan hanya memiliki empat gol untuk namanya, tapi dia optimis dia bisa kembali mencetak gol di bawah Sam Allardyce di Goodsion Park. “Saya sangat bangga dengan apa yang saya lakukan musim lalu – mencetak 19 gol,” kata Walcott.

“Saya ingin membawa [formulir skor] ke Everton Football Club.Saya ingin menjadi bagian dari kekuatan menyerang yang ada di sini. Hal itu selalu turun dengan kerja keras dan saya pikir manajer di sini akan mendapatkan yang terbaik dari semua pemain. Saya hanya ingin bermain sepakbola dan menikmatinya lagi.Saya merasa langkah ini akan membuat hal itu terjadi,” jelas Walcott.